Efektivitas Terapi Rendam Kaki Dengan Air Hangat Jahe Merah Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di RW 01 Wilayah Kerja Puskesmas Ciumbuleuit Kota Bandung
The Effectiveness of Red Ginger Warm Water Foot Soaking Therapy in Reducing Blood Pressure Among Hypertensive Patients in RW 01 Ciumbuleuit Community Health Center Working Area Bandung City
DOI:
https://doi.org/10.58550/jka.v12i2.455Keywords:
Hipertensi, Tekanan darah, terapi rendam kaki, Jahe merah, hypertension, blood pressure, warm foot soaking, red gingerAbstract
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Selain terapi farmakologis, pengendalian hipertensi dapat dilakukan melalui terapi nonfarmakologis, salah satunya terapi rendam kaki menggunakan air hangat jahe merah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi efektivitas terapi tersebut terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 01 Wilayah Kerja Puskesmas Ciumbuleuit Kota Bandung. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan pretest-posttest pada lima responden yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi dilakukan selama 20 menit setiap hari selama enam hari berturut-turut menggunakan air hangat bersuhu 37–40°C yang dicampur rebusan jahe merah. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah menurun dari 169/101 mmHg menjadi 149/87 mmHg, dengan penurunan sistolik sebesar 20 mmHg dan diastolik sebesar 14 mmHg. Terapi rendam kaki air hangat jahe merah efektif sebagai terapi komplementer yang aman, mudah dilakukan, dan ekonomis dalam membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Abstract
Hypertension is a major non-communicable disease and one of the leading causes of morbidity and mortality worldwide. In addition to pharmacological treatment, complementary nonpharmacological therapies, such as warm red ginger foot soak therapy, may help reduce blood pressure. This study aimed to identify the effectiveness of warm red ginger foot soak therapy in reducing blood pressure among patients with hypertension in RW 01, the working area of Ciumbuleuit Public Health Center, Bandung. A descriptive study with a pretest-posttest approach was conducted involving five participants selected through purposive sampling. The intervention consisted of soaking the feet in warm water (37–40°C) mixed with boiled red ginger for 20 minutes daily over six consecutive days. Blood pressure was measured before and after the intervention using a digital sphygmomanometer. The mean blood pressure decreased from 169/101 mmHg to 149/87 mmHg, with reductions of 20 mmHg in systolic and 14 mmHg in diastolic pressure. Warm red ginger foot soak therapy is an effective, safe, simple, and affordable complementary intervention for helping reduce blood pressure in patients with hypertension.
References
Gea, D., & Luthfi, A. (2023). Efektivitas Terapi Rendam Kaki Air Hangat Jahe Merah terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan Tematik Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023: Potret Kesehatan Indonesia. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Lukitaningtyas, D. and Cahyono, E.A. (2023) ‘Hipertensi; Artikel Review’, 2(April), pp. 100–117.
Milindasari, D., & Pangesty, R. (2022). Terapi Rendam Kaki Air Hangat Jahe Merah pada Pasien Hipertensi.
Muksin, M., dkk. (2023). Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Hangat Jahe Merah terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi.
Ningsih, R., & Rusman. (2022). Intervensi Inovasi Rendam Kaki Air Jahe Merah Kombinasi Light Massage.
Udiyanti, D., & Putra, A. (2024). Terapi Rendam Kaki Air Hangat Jahe Merah sebagai Terapi Komplementer Hipertensi.
Santika, Andry, Suhada, Ira Tusan, Padila, Andri, J. (2025) ‘Warm Red Ginger Water Foot Soaking Therapy On Blood Pressure In Hypertension Patients’, 9(1), pp. 34–43.
Silla, Peni, Wardah, Irfan, Zuli, Hendra, D. (2025) ‘Studi Kasus: Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat Dan Jahe Merah Pada Keluarga Dengan Hipertensi’, 3(2), pp. 29–34.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




