Pengaruh Jahe Merah Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di SMPN 20 Bandung

The Effect of Red Ginger on Reducing Pain Levels Dysmenorrhea in Adolescent Girls at SMPN 20 Bandung

Authors

  • Angelicha Fairus Anwa Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit
  • Metha Solihati Rayuna Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit
  • Tenang Juvita Sitepu Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit

DOI:

https://doi.org/10.58550/jka.v12i1.367

Keywords:

Pengaruh, Jahe merah, Dismenore, Remaja

Abstract

Dismenore merupakan salah satu keluhan paling umum yang dialami oleh remaja putri yang ditandai dengan nyeri pada saat menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jahe merah dapat membantu menurunkan nyeri dismenore karena memiliki kandungan analgesik didalamnya. Sehingga penelitian ini dibuat untuk mengetahui pengaruh pemberihan ekstrak jahe merah terhaddap penurunan tingkat nyeri dismenore pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode Quasy eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putri di SMP Negeri 20 Bandung yang  mengalami dismenore sebanyak 67 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan hanya 25 siswi yang bersedia menjadi responden. Data diolah dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat. Variabel independen adalah jahe merah, variabel dependennya adalah penurunan tingkat nyeri dismenore. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh jahe merah terhadap penurunan tingkat nyeri dismenore dengan nilai p = < 0,001. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh jahe merah terhadap remaja putri di SMP Negeri 20 Bandung

Dysmenorrhea is one of the most common complaints experienced by female adolescents, characterized by menstrual pain that can interfere with daily activities. Red ginger is known to help reduce dysmenorrhea pain due to its analgesic properties. This study aims to determine the effect of red ginger extract on reducing the level of dysmenorrhea pain among female adolescents. The research employed a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The population consisted of all female students at SMP Negeri 20 Bandung who experienced dysmenorrhea, totaling 67 individuals. The sampling technique used was total sampling, but only 25 students agreed to participate as respondents. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis. The independent variable was red ginger, while the dependent variable was the level of dysmenorrhea pain. The results showed a significant effect of red ginger on reducing dysmenorrhea pain, with a p-value of < 0.001. Based on these findings, it can be concluded that red ginger has a significant effect in reducing dysmenorrhea pain among female adolescents at SMP Negeri 20 Bandung.

References

Handayani, E., & Putri, S. (2022). Statistik dismenore remaja di Jawa Barat. Jurnal Biomedik Nusantara, 11(1), 25–32.

Istiyaswati, I. (2022). Pengaruh pemberian jahe merah terhadap penurunan nyeri

Kusumawati, R., & Windyastuti, N. (2022). Intervensi farmakologi dan nonfarmakologi pada dismenore. Jurnal Kebidanan Indonesia, 8(1), 33–39

Nawang Sari, P. (2020). Dampak dismenore terhadap produktivitas remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(2), 43–50.

Nawang Sari, N. (2020). Dampak dismenore terhadap produktivitas remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(3), 77–82.

Nugroho, A. (2020). Komplikasi dan pencegahan dismenore. Jurnal Kesehatan Reproduksi

Nugroho, T., & Yuliandra, F. (2021). Psikodinamika remaja madya. Jurnal Kedokteran Indonesia

Sandra, D., et al. (2016). Penatalaksanaan farmakologis pada pasien dismenore. Jurnal Kedokteran Indonesia, 12(2), 41–48.

Sandra, F., dkk. (2016). Penatalaksanaan farmakologis pada dismenore. Jurnal Kedokteran Indonesia, 9(3), 113–117.

Sari, M., & Listiarini, D. (2021). Terapi herbal dan efektivitas jahe merah. Jurnal Obat Tradisional, 2(1), 15–20.

Suparmi. (2017). Jahe merah dan manfaat kesehatannya. Dalam Sari, M., & Listiarini, D. (Eds.), Tanaman Obat Indonesia (pp. 45–53). Jakarta: Gramedia.

WHO. (2021). Data prevalensi dismenore pada remaja secara global.

Yuliandra, F., dkk. (2020). Tugas perkembangan pada tahap awal remaja. Jurnal Kedokteran Indonesia

Downloads

Published

2026-03-28

How to Cite

Fairus Anwa, A., Solihati Rayuna, M., & Juvita Sitepu, T. (2026). Pengaruh Jahe Merah Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di SMPN 20 Bandung: The Effect of Red Ginger on Reducing Pain Levels Dysmenorrhea in Adolescent Girls at SMPN 20 Bandung. Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 12(1), 46–51. https://doi.org/10.58550/jka.v12i1.367

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.