Analisis Faktor-Faktor Penyebab Rujukan Maternal Di Puskesmas Poned Bunder Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon Periode 2023–2025

Analysis of Factors Associated with Maternal Referrals at PONED Bunder Community Health Center Susukan District Cirebon Regency 2023–2025

Authors

  • Vivi Sofiah Kohar Politeknik Kesehatan Tasikmalaya
  • Suratmi Suratmi Politeknik Kesehatan Tasikmalaya
  • Rinela Padmawati Politeknik Kesehatan Tasikmalaya
  • Jahidul Fikri Amrullah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada

DOI:

https://doi.org/10.58550/jka.v12i2.444

Keywords:

rujukan maternal, faktor klinis, karakteristik ibu, keterlambatan, PONED, clinical factors, maternal characteristics, delays

Abstract

Latar Belakang: Rujukan maternal merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan untuk mencegah kesakitan dan kematian ibu. Jumlah rujukan maternal di Puskesmas PONED Bunder periode 2023–2025 masih cukup tinggi sehingga perlu diketahui faktor yang berhubungan. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian rujukan maternal di Puskesmas PONED Bunder Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon periode 2023–2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain observasional pendekatan cross sectional menggunakan data sekunder rekam medis. Sampel sebanyak 344 rekam medis diambil dengan teknik total sampling dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada α=0,05. Hasil: Ditemukan 168 kasus rujukan (48,8%). Terdapat hubungan antara usia (p=0,025), paritas (p=0,034), tingkat pendidikan (p=0,002), faktor klinis (p<0,001), dan keterlambatan (p<0,001) dengan rujukan maternal. Status pekerjaan tidak berhubungan signifikan (p=0,083). Kesimpulan: Faktor klinis dan keterlambatan merupakan faktor yang berhubungan dengan rujukan maternal. Diperlukan peningkatan skrining risiko, deteksi dini komplikasi, serta edukasi kepada ibu dan keluarga.

Abstract

Background: Maternal referral is an important component of health services to prevent maternal morbidity and mortality. The number of maternal referrals at Puskesmas PONED Bunder during 2023–2025 was relatively high, requiring identification of associated factors. Objective: To analyze factors associated with maternal referral at Puskesmas PONED Bunder, Susukan District, Cirebon Regency, during 2023–2025. Methods: A quantitative observational study with a cross-sectional approach used secondary medical-record data. A total of 344 records were selected using total sampling and analyzed using the Chi-Square test at α=0.05. Results: There were 168 maternal referrals (48.8%). Significant associations were found for age (p=0.025), parity (p=0.034), education level (p=0.002), clinical factors (p<0.001), and delays (p<0.001). Employment status was not significantly associated (p=0.083). Conclusion: Clinical factors and delays were associated with maternal referral. Risk screening, early detection of complications, and education for mothers and families should be strengthened.

References

Admasari, Y., et al. (2025). Kedaruratan maternal.

Adiputra, I. M. S., et al. (2021). Metodologi penelitian kesehatan. Yayasan Kita Menulis.

Anumillah, R. A., Dohong, A. A., Bilqis, N., & Endjun, J. J. (2022). Manajemen plasenta praevia dengan riwayat perdarahan antepartum: Sebuah laporan kasus berbasis bukti. 10(1), 8–12. https://doi.org/10.37304/jkupr.v10i1.4219

Arifin, Z. (2023). Implementasi pelayanan kesehatan dalam penurunan angka kematian ibu. 14(4), 6–10.

Astuti Khati, S., & Adelia, N. (2025). Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikologi, Keperawatan dan Kebidanan, 3(1), 174–190.

Barokah, L. (2021). Faktor internal kejadian ketuban pecah dini di Kabupaten Kulonprogo. 04(02), 108–115.

Indriati, I., et al. (2024). Hubungan background keluarga dengan sikap keluarga. 8(2), 174–183.

Kemenkes RI. (2020). Profil kesehatan Indonesia 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2024). Profil kesehatan Indonesia 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Nuris, A., et al. (2020). Analisis pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar berdasarkan program QA di Puskesmas PONED X Kabupaten Bondowoso. 3, 83–86.

Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (Edisi ke-4). Salemba Medika.

Rahayu, S., & Hosizah. (2021). Implementasi sistem rujukan layanan kesehatan: Systematic literature review. 9(2), 138–152. https://doi.org/10.47007/inohim.v9i2.312

Rahim, R., et al. (2024). Analisis faktor yang berhubungan dengan angka kematian ibu.

Susiloningtyas. (2020). Konsep three delays dalam pelayanan rujukan maternal.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Kohar, V. S., Suratmi, S., Padmawati, R., & Amrullah, J. F. (2026). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Rujukan Maternal Di Puskesmas Poned Bunder Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon Periode 2023–2025: Analysis of Factors Associated with Maternal Referrals at PONED Bunder Community Health Center Susukan District Cirebon Regency 2023–2025. Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 12(2), 222–226. https://doi.org/10.58550/jka.v12i2.444

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.