Studi Kasus: Penerapan Senam Nifas Dini Terhadap Penurunan Nyeri Post Sectio Caesarea di Ruang Cempaka RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan

Case study: Application of Early Postpartum Exercise for Pain Reduction in Post-Cesarean Section Patients at Cempaka Ward, Kraton District Hospital, Pekalongan Regency

Authors

  • Ratnawati Ratnawati Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • Annisa Risky Fadilla Fakultas Ilmu Kesehatan UMPP
  • Kusnul Khotimah RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.58550/jka.v12i2.441

Keywords:

Pain, Post Cesarean Section, Postpartum exercise

Abstract

Persalinan sectio ceasarea berisiko menimbulkan nyeri ringan sedang hingga berat pada luka. Sehingga perlunya penanganan nonfarmakologi salah satunya dengan senam nifas dini, dapat membantu memperlancar sirkulasi darah, mempercepat penyembuhan luka dan memberikan efek relaksasi yang dapat mengurangi intensitas nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan senam nifas dini terhadap penurunan nyeri pada ibu post sectio caesarea, diruang Cempaka RSUD Kraton Pekalongan.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, dengan desain deskriptif yang dilakukan pada satu ibu post sectio ceasarea, dengan masalah keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik (prosedur operasi). Penulis mengaplikasikan intervensi Evidence Based Practice In Nursing (EBN) senam nifas dini yang diterapkan selama 2 hari 3 kali, durasi ±15-30 menit. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan kuesioner Numerical Rating Scale (NRS). Pengumpulan data dilakukan melalui pendekatan wawancara, observasi serta evaluasi sebelum dan sesudah intervensi untuk mengetahui efektivitas senam nifas dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea. Setelah dilakukan intervensi senam nifas dini selama 2 hari, dengan berkolaborasi terapi farmakologi. Didapatkan penerapan pertama nyeri skala 7 sedikit berkurang menjadi skala 6, pada penerapan kedua masih nyeri namun sudah berkurang dari skala 6 menjadi skala 4, dan penerapan ke tiga nyeri skala 4 berkurang menjadi skala 3, badan menjadi rileks enteng, tidak kaku serta tekanan darah lebih stabil dan aktivitas meningkat. Penelitian ini merekomendasikan agar dilakukan senam nifas dini, perawat dapat mampu mengurangi intensitas nyeri pada ibu post sectio caesarea dan dapat menerapkannya, dalam pemberian asuhan keperawatan ibu post partum dengan masalah nyeri setelah melahirkan.

 

Abstract

Cesarean section delivery poses a risk of mild-to-severe incisional pain. Therefore, non-pharmacological management is necessary. Early postpartum exercise can help improve blood circulation, accelerate wound healing, and provide a relaxation effect, which may reduce pain intensity. This study aimed to apply early postpartum exercise to reduce pain in postcesarean section mothers in the Cempaka Ward of Kraton District Hospital, Pekalongan. This study employed a case study method with a descriptive design, conducted on one post-cesarean section mother with acute pain related to a physical injury agent (surgical procedure). The author applied an Evidence-Based Nursing (EBN) intervention of early postpartum exercise, administered over 2 days (3 sessions), each lasting approximately 15-30 minutes. Pain intensity was measured using the Numerical Rating Scale (NRS). Data was collected through interviews, observation, and pre-and post-intervention evaluations to determine the effectiveness of postpartum exercise in reducing pain intensity in post-cesarean section patients. Following the 2 day early postpartum exercise intervention, in conjunction with pharmacological therapy, the pain scale decreased from 7 to 6 in the first session, from 6 to 4 in the second session, and from 4 to 3 in the third session. Furthermore, the patient reported feeling more relaxed, with reduced stiffness, more stable blood pressure, and increased activity.This study recommends doing early postpartum exercises; nurses can reduce pain intensity in post-cesarean mothers and can apply them in providing nursing care for postpartum mothers with pain problems after giving birth.

References

Ayuba, K., Rauf, E. L., Yunus, Y., & Ali, R. N. H. (2026). Pengaruh Frekuensi Dan Intensitas Aktivitas Fisik Terhadap Tekanan Darah Sistolik Dan Diastolik Pada Ibu Nifas. Bidan Pintar, 7(1), 1221–1232. https://repository.umgo.ac.id/6385/1/Artikel. Karmila.pdf

BPS. (2025). Kabupaten Pekalongan Dalam Angka Pekalongan Regency In Figures (Vol. 37). https://dinkes.jatengprov.go.id/dokumen/2025/Profil_Kesehatan_Prov_Jateng_2024_2/mobile/index.html

Effivania, & Wulaningsih, I. (2025). Mengelola Nyeri Pasca Sectio Caesarea Tanpa Obat : Sentuhan Lembut Guided Imagery (Farisa Iffa Tiara Dewi (ed.)). Deepublish Digital. https://deepublishstore.com/ebook/e-book-mengelola-nyeri-pasca-sectio-caesarea-tanpa-obat-sentuhan-lembut-guided-imagery/

Kasim, E., Fitri, A. T., & Fitriani. (2023). Application of Puerperal Gymnastics in Post Sectio Caesarea Patients in Reducing Postpartum Pain. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(1), 163–168. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i1.921

Limbong, M., Ratnasari.S, D., Kasim, E., & Ahmad, E. H. (2025). Implementasi Senam Nifas Pada Pasien Post Sectio Caesarea Dalam Menurunkan Nyeri Pasca Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Maccini Sawah Kota Makassar. Bina Generasi ; Jurnal Kesehatan, 2, 50–55. https://ejurnal.biges.ac.id/kesehatan/index

Mahayati, N. M. D., & Dewi, I. G. A. A. N. (2020). Edukasi Masa Nifas Berbasis Aplikasi (Anisa Febristi (ed.)). Zahir Publishing. https://books.google.co.id/books?id=y8CAEAAAQBAJ

Oktavia, A. F., & Soesanto, E. (2025). Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post SC H-1 Di Ruang Fatimah RSI Sunan Kudus. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 16840–16849.

Tim Pokja SDKI DPP, P. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (Edisi 1 Cetakan III). Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Tim Pokja SIKI DPP, P. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (Edisi 1 Cetakan II). Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Tim Pokja SLKI DPP, P. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia (Edisi 1 Cetakan II). Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Utami, K. A., Hapsari, E., Maretta, M. Y., & Umarianti, T. (2021). Pengaruh Senam Nifas Dan Dukungan Suami Terhadap Penurunan Skala Nyeri Ibu Post Partum Di Puskesmas Ngrambe Kabupaten Ngawi. Universitas Kusuma Husada Surakarta. https://eprints.ukh.ac.id/id/eprint/1730/1/Artikel Kusuma.pdf

Veri, N., Lajuna, L., Mutiah, C., Sakdiah, H., & Dewita. (2024). Preeclampsia Pathophysiology, Diagnosis, Screening, Prevention, And Management. Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4(1), 283–296. https://journal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/femina/article/view/588/459

Victoria, S. I., & Yanti, J. S. (2021). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas Dengan Pelaksanaan Senam Nifas. Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal), 01(01), 45–55. https://doi.org/https://doi.org/10.25311/jkt/Vol1.Iss1.313

Yuliadarwati, N. M. (2017). The Effect of Exercise Therapy on Pain in Mothers After Sectio Caesarea. Dalam Konferensi Internasional Ilmu Kesehatan (HSIC 2017) Atlantis Press, 2, 386–389. https://doi.org/10.2991/hsic-17.2017.60

Yulianti, D. A., & Nursanti, I. (2024). Aplikasi Theory Virginia Henderson Dalam Asuhan Keperawatan Pada Kasus Post-Sectio Caesaria. Of Health And Medical Research, 3(4), 66–75. https://felifa.net/index.php/ZAHRA/index

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Ratnawati, R., Fadilla, A. R., & Khotimah, K. (2026). Studi Kasus: Penerapan Senam Nifas Dini Terhadap Penurunan Nyeri Post Sectio Caesarea di Ruang Cempaka RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan: Case study: Application of Early Postpartum Exercise for Pain Reduction in Post-Cesarean Section Patients at Cempaka Ward, Kraton District Hospital, Pekalongan Regency. Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 12(2), 268–273. https://doi.org/10.58550/jka.v12i2.441

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.