Pengaruh Rendam Garam dan Relaksasi Autogenik terhadap Keluarga dengan Lansia Hipertensi

The Effect of Salt Baths and Autogenic Relaxation on Families with Elderly Hypertension

Authors

  • Rodiana Elvina Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Kartika Setia Purdani Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Burhanto Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Bachtiar Safarudin Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.58550/jka.v12i1.401

Keywords:

Hipertensi, Lansia, Rendam Kaki, Air Garam, Relaksasi Autogenik

Abstract

Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah dengan nilai sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg. Lansia merupakan kelompok usia 60 tahun ke atas yang secara fisiologis lebih rentan mengalami hipertensi. Terapi rendaman kaki air hangat garam bekerja dengan menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah perifer sehingga aliran darah lebih lancar dan tekanan darah menurun. Sementara itu, relaksasi autogenik merupakan teknik sugesti diri yang bertujuan menciptakan rasa tenang dan rileks, sehingga membantu menurunkan stres, menstabilkan denyut jantung, pernapasan, dan tekanan darah. Penerapan asuhan keperawatan keluarga dilaksanakan selama 3 hari, dengan durasi ±15 menit pada setiap pertemuan, menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan berupa terapi inovasi kombinasi rendaman kaki air garam dan relaksasi autogenik. Teknik kombinasi ini terbukti menurunkan tekanan darah, Penurunan ini menunjukkan bahwa terapi kombinasi rendaman kaki air garam dan relaksasi autogenik membantu klien untuk mengontrol tekanan darah. Berdasarkan penerapan ini diharapkan dapat digunakan sebagai intervensi mandiri bagi perawat untuk menurunkan tekanan darah pada pasien lansia hipertensi.

 

Hypertension is a condition characterized by increased blood pressure with systolic values ≥140 mmHg and diastolic values ≥90 mmHg. Older adults, defined as individuals aged 60 years and above, are physiologically more vulnerable to hypertension. Warm salt water foot soak therapy works by promoting peripheral vasodilation, thereby improving blood circulation and reducing blood pressure. Meanwhile, autogenic relaxation is a self-suggestion technique aimed at creating a sense of calm and relaxation, which helps reduce stress, stabilize heart rate, breathing, and blood pressure. Family nursing care was implemented for 3 days, with a duration of approximately 15 minutes for each session, following established Standard Operating Procedures (SOP) through an innovative combination therapy of warm salt water foot soak and autogenic relaxation. This combination technique was shown to reduce blood pressure, indicating that it helps clients control their blood pressure. Based on this implementation, it is expected that this intervention can be used as an independent nursing intervention to reduce blood pressure in elderly patients with hypertension.

References

Aldy Mandaty, Fhandy et al. 2025. “Penerapan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi.” Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat 3(2):139–44. Doi: 10.35473/Jkbs.V3i2.4166.

Arum. 2020. “Efek Relaksasi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi.” Jurnal Ilmu Kesehatan 2:74–82.

Firmada, Kristianti, Husain. 2021. “Manajemen Nyeri Dengan Guide Imagery Relaxation Pada Pasien Cedera Kepala Ringan Di Instalasi Gawat Darurat (Igd) : Literature Review. Aisyiyah Surakarta.” Journal Of Nursing, 2:20–25.

Kemenkes Ri. 2019. “Hari Hipertensi Dunia 2019 : ‘Know Your Number, Kendalikan Tekanan Darahmu Dengan Cerdik.’. – Direktorat P2ptm. Kemenkes Ri.” Https://P2ptm.Kemkes.Go.Id/Tag/Hari-Hipertensi-Dunia-2019-Know-Your-Numberkendalikan-Tekanan-Darahmu-Dengan-Cerdik.

Kristiawan. 2020. “Prevalensi Dan Karakteristik Hipertensi Lansia Di Indonesia.” Medical Journal 1:396.

Marsarosa, Virza et al. 2022. “Perawatan Hipertensi Pada Keluarga: Suatu Studi Kasus.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan 2:1–6.

Muhasidah et al. 2025. Konsep Keperawatan Keluarga.

Nasrullah. 2016. Buku Ajar Keperawatan Gerontik Edisi 1. 283. Http://Bppsdmk.Kemkes.Go.Id/Pusdiksdmk/Wpcontent/Uploads/2017/08/Keperawatan-Gerontik-Komprehensif.Pdf.

Purdani, K. S, Somporn Rungreangkulkij. 2024. “Exploring Stroke Therapy In Non-Urban Area: A Qualitative Descriptive Study.” Indonesian Journal Of Global Health Research 2(4):3483–92. Doi: 10.37287/Ijghr.V2i4.250.

Who. 2020. “Hearts: Technical Package For Cardiovascular Disease Management In Primary Health Care.” World Health Organization.

Downloads

Published

2026-03-28

How to Cite

Elvina, R., Setia Purdani, K., Burhanto, & Safarudin, B. (2026). Pengaruh Rendam Garam dan Relaksasi Autogenik terhadap Keluarga dengan Lansia Hipertensi: The Effect of Salt Baths and Autogenic Relaxation on Families with Elderly Hypertension. Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 12(1), 184–190. https://doi.org/10.58550/jka.v12i1.401

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 

You may also start an advanced similarity search for this article.