Hubungan Gaya Hidup Remaja Dengan Risiko Hipertensi Dini Pada Siswa Kelas X Usia 15-17 Tahun Di SMAN 4 Banjarmasin

The Relationship Between Adolescent Lifestyle And The Risk Of Early Hypertension In Grade X Students Aged 15-17 Years At SMAN 4 Banjarmasin

Authors

  • Muhammad Rezky Rahman Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Solikin Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Novia Heriani Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Dessy Hadrianti Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.58550/jka.v12i1.376

Keywords:

Gaya hidup, Remaja, Hipertensi dini

Abstract

Remaja merupakan fase transisi dari anak-anak menuju kedewasaan yang sering diiringi perubahan pola aktivitas hidup yang intens dan ketidakstabilan psikologis. Hipertensi saat ini tidak hanya menyerang usia tua, tetapi juga mulai mengintai kelompok usia muda dengan prevalensi yang signifikan akibat pilihan gaya hidup yang buruk. Gaya hidup memainkan peran krusial sebagai faktor utama yang berkontribusi terhadap risiko hipertensi dini, meliputi pola makan tidak sehat, rendahnya aktivitas fisik, pola tidur tidak teratur, serta perilaku merokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya hidup remaja dengan risiko hipertensi dini pada siswa kelas X usia 15-17 tahun di SMAN 4 Banjarmasin. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 98 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 79 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner gaya hidup dan lembar observasi pengukuran tekanan darah. Berdasarkan uji korelasi Spearman Rho didapatkan hasil p value (0,001) < α (0,05) dengan nilai koefisien korelasi 0,432, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan dengan kekuatan sedang antara gaya hidup remaja dengan risiko hipertensi dini pada siswa kelas X usia 15-17 tahun di SMAN 4 Banjarmasin. Semakin buruk gaya hidup remaja, maka semakin tinggi risiko terjadinya hipertensi dini. Saran bagi pihak sekolah agar meningkatkan upaya promotif dan preventif melalui pemeriksaan tekanan darah berkala dan edukasi gaya hidup sehat kepada siswa.

Adolescence is a transition phase from childhood to adulthood often accompanied by changes in intense activity patterns and psychological instability. Hypertension currently affects not only the elderly but also younger age groups with significant prevalence due to poor lifestyle choices. Lifestyle plays a crucial role as a major factor contributing to the risk of early hypertension, including unhealthy diets, low physical activity, irregular sleep patterns, and smoking behavior. The purpose of this study was to determine the relationship between adolescent lifestyle and the risk of early hypertension in class X students aged 15-17 years at SMAN 4 Banjarmasin. This research method uses a quantitative approach with a cross-sectional design. The population in this study was 98 people using purposive sampling technique to obtain a sample of 79 respondents. Data collection used lifestyle questionnaires and observation sheets for blood pressure measurement. Based on the Spearman Rho correlation test, the results obtained p value (0.001) < α (0.05) with a correlation coefficient of 0.432, so it can be concluded that there is a significant relationship with moderate strength between adolescent lifestyle and the risk of early hypertension in class X students aged 15-17 years at SMAN 4 Banjarmasin. The worse the adolescent's lifestyle, the higher the risk of early hypertension. Suggestions for the school to increase promotive and preventive efforts through periodic blood pressure checks and healthy lifestyle education for students.

References

Atiqah, N., Sulhan, A., Ardaniah, N. H., & Rahmadi, M. S. (2024). Behavior : Jurnal Pendidikan Bimbingan Konseling Dan Psikologi Volume 1 No 1 Mei 2024 Periodisasi Perkembangan Anak Pada Masa Remaja : Tinjauan Psikologi. 1(1), 9–36.

Fatchnuraliyah, Yanri Wijayanti, M. F. (2024). Buku Pedoman Hipertensi 2024. In Kemenkes.

Hajingo, M. S., Mautang, T., & Bawiling, N. (2024). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Dewasa Muda Di Desa Lolak, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow. (Jikma) Jurnal Ilmiah Kesehatan Manado, 3(2), 70–77.

Kusnul, Z., & Nugroho, C. (2025). Peningkatan Kesehatan Remaja Melalui Edukasi Pencegahan Penyakit Menular Dengan Pembatasan Konsumsi Gula, Garam Dan Lemak. Jurnal Abdimas Pamenang - JAP, 3(1), 84–90.

Mahmudah, T. A., Ningsih, W. T., & Nugrahaeni, W. T. (2025). Pola Makan Tinggi Garam Dengan Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Semanding. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 283–291.

Mulyana, A., Lestari, D., Pratiwi, D., Rohmah, N. M., Tri, N., Agustina, N. N. A., & Hefty, S. (2024). Menumbuhkan Gaya Hidup Sehat Sejak Dini Melalui Pendidikan Jasmani ,. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia (JUBPI), 2(2), 321–333.

Rahayu, Y., Karim, A., & Peadutu, G. F. (2024). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Produktif Di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru. 8.

Utama, R. J., & Jauhari, T. (2024). Pemberdayaan Remaja Melalui Pelatihan Keterampilan Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan. 7, 435–446.

World Health Organization. (2023). Hypertension. World Health Organization.

World Health Organization. (2024). Global Report On Hypertension: The Race Against A Silent Killer. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-03-28

How to Cite

Rezky Rahman, M., Solikin, Heriani, N., & Hadrianti, D. (2026). Hubungan Gaya Hidup Remaja Dengan Risiko Hipertensi Dini Pada Siswa Kelas X Usia 15-17 Tahun Di SMAN 4 Banjarmasin: The Relationship Between Adolescent Lifestyle And The Risk Of Early Hypertension In Grade X Students Aged 15-17 Years At SMAN 4 Banjarmasin. Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 12(1), 191–195. https://doi.org/10.58550/jka.v12i1.376

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.