Gangguan Menstruasi Pada Pengguna Kontrasepsi Hormonal Di PMB Hj Euis Desa Cibogo Kabupaten Subang

Menstrual Disorders Among Hormonal Contraceptive Users at the Hj Euis Community Health Center Cibogo Village, Subang Regency

Authors

  • Chita Yustika Putri Gandari Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit
  • Lara Santi Indah Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit
  • Fifi Citra Wiryadi Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit

DOI:

https://doi.org/10.58550/jka.v12i1.374

Keywords:

Gangguan Menstruasi, Kontrasepsi Hormonal

Abstract

Gangguan menstruasi merupakan salah satu efek samping yang sering dialami oleh pengguna kontrasepsi hormonal, khususnyasuntik, yang dapat memengaruhi kenyamanan serta kualitas hidupwanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambarangangguan menstruasi pada pengguna kontrasepsi hormonal di PMB Hj. Euis Desa Cibogo Kabupaten Subang. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian ini berdasarkanyang datang periode 4 Juli-8 Juli, yang dipilih menggunakan teknikaccidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwasebagian besar pada akseptor kontrasepsi hormonal memilikigangguan menstruasi yaitu oligomenorea sebanyak 45%. Sebagian besar gangguan mentruasi pada akseptor kontrasepsi hormonal suntik yaitu sebanyak 45%. Dan akseptor kontrasepsi hormonal di PMB Hj. Euis Desa Cibogo Kabupaten Subang mayoritas akseptorKontrasepsi Hormonal menggunakan KB suntik dan memilikigangguan menstruasi Oligomenorea sebanyak 32%. Hasil inimenunjukkan adanya keterkaitan antara penggunaan kontrasepsihormonal dan gangguan pola menstruasi. Edukasi dan konselingyang berkelanjutan diperlukan bagi akseptor KB hormonal agar mereka lebih siap secara fisik dan psikologis dalam menghadapi efeksamping tersebut.

Menstrual disorders are one of the side effects often experienced by users of hormonal contraceptives, especially injections, which can affect women's comfort and quality of life. This study aims to determine the description of menstrual disorders in users of hormonal contraceptives at PMB Hj. Euis, Cibogo Village, Subang Regency. This study used a descriptive method. The research sample was based on those who came during the period of July 4-8, selected using accidental sampling technique. Data were collected through interviews and analyzed using univariate analysis. The results showed that the majority of hormonal contraceptive users experienced menstrual disorders, specifically oligomenorrhea, at a rate of 45%. Most menstrual disorders in injectable hormonal contraceptive users were 45%. The majority of hormonal contraceptive users at PMB Hj. Euis in Cibogo Village, Subang Regency, used injectable contraceptives and had oligomenorrhea menstrual disorders at a rate of 32%. These results indicate a correlation between the use of hormonal contraception and menstrual pattern disorders. Continuous education and counseling are needed for hormonal contraceptive users so that they are better prepared physically and psychologically to deal with these side effects.

References

Astuti, D. (2023). Hubungan Pemakaian KB Suntik 3 Bulan Dengan Perubahan Siklus Menstruasi di BPM Anik Desa Sidodadi: The Correlation Between Use of 3-Month Injectable Family Planning and Changes in The Menstrual Cycle at Anik Independent Midwife Practice, Sidodadi Village. ASSYIFA: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 126-132.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2022). Buku Profil Keluarga Indonesia Tahun 2022. Diakses dari situs resmi BKKBN.

Badan Pusat Statistik, 2024. Badan Pusat Statistik

Fauziah, A., & Masdiana, M. (2023). Faktor-Faktor Keberhasilan Kontrasepsi Terhadap Ibu Usia Subur. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 14(1), 150-157.

Fauziah, E. N. (2022). Literature review analisis faktor-faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi remaja puteri. Jurnal Permata Indonesia, 13(2). Hasan, D. Uji Efektivitas Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Suntik DMPA (Depo Medroksi Progesteron Asetat) dan Non Hormonal IUD (Intra Uterine Device) di Puskesmas.

Harahap, S. R. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan KB Suntik pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Puskesmas Batang Bulu Kabupaten Padang Lawas Tahun 2021.

Pasaribu, R. (2022). Gambaran karakteristik pus (pasangan usia subur) pengguna alat kontrasepsi suntik depo progestin di wilayah kerja puskesmas pinangsori tahun 2021.

Sari, R. P., & Nuzuliana, R. (2023, July). Asuhan kebidanan pada akseptor KB suntik 3 bulan. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas' Aisyiyah Yogyakarta (Vol. 1, pp. 460-466).

Sinaga, R. A. P. (2021). Hubungan lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan gangguan menstruasi di BPS D Purba Desa Girsang. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1).

Sulastri, S. (2024). Pengaruh Senam Desminore Terhadap Penurunan Nyeri saat Menstruasi pada Remaja Putri. Midwifery Health Journal, 9(1), 124-132.

Wahyuni, B. C., ST, S., Keb, S., Kurniawati, I., ST, S., Chairiyah, R., & Hakiki, M. (2023). Buku Ajar Pelayanan Keluarga Berencana. Mahakarya Citra Utama Group.

Widyawati, S. A., Siswanto, Y., & Najib, N. (2020). Determinan Kejadian Berhenti Pakai (Drop Out) Alat Kontrasepsi. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 4(1), 122-132.

Wulandari, Y. Perbedaan Siklus Menstruasi Pada Penggunaan Jenis KB yang Mengandung Progestin di BPS Hj. Farida Hajri Surabaya.

Downloads

Published

2026-03-28

How to Cite

Yustika Putri Gandari, C., Santi Indah, L., & Citra Wiryadi, F. (2026). Gangguan Menstruasi Pada Pengguna Kontrasepsi Hormonal Di PMB Hj Euis Desa Cibogo Kabupaten Subang: Menstrual Disorders Among Hormonal Contraceptive Users at the Hj Euis Community Health Center Cibogo Village, Subang Regency. Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 12(1), 93–98. https://doi.org/10.58550/jka.v12i1.374

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.