Hubungan Tingkat Bullying Dengan Gangguan Menstruasi Remaja Putri Di SMP Negeri 20 Bandung

The Relationship Between Bullying Levels and Menstrual Disorders in Female Adolescents at SMP Negeri 20 Bandung

Authors

  • Lia Nurwiliani Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit
  • Norma Nurohmah Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit
  • Marshelia Aurel Nursalshabila Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit

DOI:

https://doi.org/10.58550/jka.v12i1.371

Keywords:

bullying, Depresi, siklus menstruasi, Remaja putri

Abstract

Masa remaja merupakan fase kritis dalam perkembangan fisik dan psikologis, di mana bullying menjadi salah satu stresor yang sering dialami dan berdampak pada gangguan kesehatan, termasuk gangguan menstruasi, di SMP Negeri 20 Bandung terdapat 4 orang siswa dari 10 orang mengalami bullying dan diantaranya mengalami gangguan menstruasi. Sehingga Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat bullying dengan gangguan menstruasi pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain uji korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Dengan jumlah sampel 41 remaja putri kelas 8 di SMPN 20 Bandung, dan menggunakan data uji korelasi Pearson product moment. Diketahui bahwa (54%) responden mengalami bullying dan (95%) diantaranya mengalami gangguan menstruasi. Uji korelasi Pearson menunjukkan nilai p 0,79 (>0,05), sehingga terdapat hubungan yang kuat antara tingkat bullying dengan gangguan menstruasi pada remaja putri di SMPN 20 Bandung. Dan diperlukan perhatian khusus dari pihak sekolah dan orang tua dalam upaya pencegahan bullying sebagai bagian dari menjaga kesehatan reproduksi dan mental remaja putri.

Adolescence is a critical phase in physical and psychological development, where bullying is a common stressor and can impact health, including menstrual disorders. At SMP Negeri 20 Bandung, 4 out of 10 students experience bullying, and some of them experience menstrual disorders. Therefore, this study aims to determine the relationship between the level of bullying and menstrual disorders in adolescent girls. This study used a correlational test design with a quantitative approach. The sample size was 41 eighth-grade female adolescents at SMPN 20 Bandung, and data from the Pearson product-moment correlation test was used. It was found that 54% of respondents experienced bullying and 95% of them experienced menstrual disorders. The Pearson correlation test showed a p-value of 0.79 (>0.05), indicating a strong correlation between the level of bullying and menstrual disorders in adolescent girls at SMPN 20 Bandung. Special attention is needed from schools and parents in efforts to prevent bullying as part of maintaining the reproductive and mental health of adolescent girls.

References

Agustina, H. saparidah, Nuraeni, A., & Khoerunisa, T. (2024). Jurnal Keperawatan Cikini, 5(2), 133–142.

Amin, M. M. Al. (2020). Pengaruh Bullying Terhadap Perilaku Belajar Pai Siswa Kelas Xi Smk Bishri Syansuri Denanyar Jombang.

Asri Dewisartika. (2020). dismenorea terhadap remaja, 4(1), 1–23.

Dahlia, B., Azzahra, D., Azzahra, A. R., Dewi, S. P., Gunawan, F. A., & Abdillah, R. (2025). Luka Batin Tak Terlihat : Dampak Bullying pada Kesehatan Psikologis Siswa.

Damayanti, D., Adelinge Trisus, E., Yunanti, E., Lydia Ingrit, B., & Panjaitan, T. (2022). Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 18(2), 212–219.

Dewi, A., et al. (2020). Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 34-45.

Dian, R. (2024). Bullying dan Dampak Jangka Panjang : Koneksi dengan Kekerasan dan Kriminalitas di Sekolah Dian Rachmawati penindasan terhadap orang lain .

Fitriani, et., all. (2022). cyberbullying dan gangguan menstruasi pada remaja perempuan. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 14 (2), 78.

Fitriani, L., & Dewi, S. (2020). Hubungan Stres Akademik dan Bullying dengan Gangguan Menstruasi pada Remaja. Jurnal Psikologi Klinis.

Fitriani, R., & Pratiwi, S. (2022). Pengaruh Bullying Verbal terhadap Prestasi Akademik Siswa Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Indonesia.

Kenemppa. (2020). Bullying Pada Remaja

Keysha Alea. (2024). Dampak Bullying pada Tugas Perkembangan Remaja.

Made, N. L. D. D. (2020). Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Di Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITEKES BALI).

Nadhifa, Y. (2018). Pengaruh Moral Disengagement Dan Iklim Sekolah Terhadap Perilaku Bullying Pada Pelajar SMA Di Jakarta.

Najafi, K. (2020). Pyschological Stress on menstrual cycle irregularities among adolecent girls. International Journal Of Women’s Health, 12, 56–60.

Pajri, D. N. (2024). Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial Dan Humaniora, 8(1), 58–64.

Quinn, S. D., & Higham, J. (2020). Women’s Health, 12(1), 21–26.

Rahmawati, A., & Suryani, I. (2020). Hubungan antara Bullying Verbal dengan Kesehatan Mental pada Remaja. Jurnal Kesehatan Mental Indonesia.

Saputri, N., & Setyawan, A. (2021). Analisis Faktor Psikologis Penyebab Gangguan Menstruasi pada Korban Bullying. Jurnal Kesehatan Wanita.

siska. (2020). pengetahuan remaja putri terhadap menstruasi.

Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.

Wulandari, D., & Susanto, T. (2020). Pengaruh Bullying terhadap Gangguan Pola Makan dan Menstruasi pada Remaja. Jurnal Kedokteran Brawijaya.

Yansi, A. (2022). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi Pada Remaja di Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

Downloads

Published

2026-03-28

How to Cite

Nurwiliani, L., Nurohmah, N., & Aurel Nursalshabila, M. (2026). Hubungan Tingkat Bullying Dengan Gangguan Menstruasi Remaja Putri Di SMP Negeri 20 Bandung: The Relationship Between Bullying Levels and Menstrual Disorders in Female Adolescents at SMP Negeri 20 Bandung. Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 12(1), 73–77. https://doi.org/10.58550/jka.v12i1.371

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.